logo

on . Dilihat: 105

43 HAKIM BARU TERIMA PEMBINAAN SECARA VIRTUAL

hambar0

Bandar Lampung, 05 Juni 2020

Bertempat di Ruang Command Center, pada hari Jumat, tanggal 05 Juni 2020, PTA Bandar Lampung melakukan kegiatan pembinaan yang diikuti oleh wakil ketua, panitera, sekretaris, dan 43 orang hakim baru yang ditempatkan di 9 Pengadilan Agama se wilayah PTA Bandar Lampung. Hakim baru tersebut adalah lulusan pendidikan Calon Hakim Angkatan VIII yang telah menyelesaikan proses pendidikandan pelatihan selama 2 tahun.

Kegiatan ini dilaksanakan berdasarkan Surat PTA Bandar Lampung Nomor : W8-A/902/PP.00/6/2020, tanggal 04 Juni 2020. Para peserta mengikuti kegiatan ini melalui jalur komunikasi daring menggunakan sarana zoom meeting dengan tetap menerapkan Physical Distancing sebagai standar protokol penanganan Covid-19.

Kegiatan ini diadakan untuk memotivasi para hakim baru agar bekerja secara profesional dan berintegritas. Kepada redaksi, Ketua PTA Bandar Lampung menyampaikan, “Saya berharap agar 43 orang hakim baru yang berada di wilayah PTA Bandar Lampung dapat berkarya bukan hanya sebagai pengadil, namun juga sebagai inovator yang akan mempercepat terwujudnya lembaga peradilan agama yang moderen, khususnya di wilayah PTA Bandar Lampung”.

Di sela kegiatan, PTA Bandar Lampung mengumumkan 3 orang terbaik dari penulis resume materi motivasi yang disampaikan oleh Anthony Dio Martin di Radio Smart FM pada hari Selasa, 02 Juni 2020, yakni Sena Siti Arafiah, S.Sy. dari PA Sukadana dengan nilai 90, Khatimatus Sa’adah, S.H.I. dari PA Sukadana dengan nilai 83, dan Laili Herawati, S.Sy. dari PA Tulang Bawang Tengah dengan nilai 81, kepada masing-masing pemenang diberikan hadiah berupa buku. Para hakim baru diarahkan untuk meresume materi tersebut dalam rangka menanamkan budaya kerja sepenuh hati serta menggali potensi yang terdapat pada diri mereka. Dalam sebuah quote-nya, Sekretaris Direktorat Jenderal Badan Peradilan Agama, Drs. Arief Hidayat, S.H., M.M., menyampaikan, “Pelayanan prima adalah pelayanan sepenuh hati, bukan pelayanan semu yang dibuat-buat”.

hambar1

Dalam kegiatan pembinaan kali ini, PTA Bandar Lampung mempercayakan penyampaian materi kepada 3 orang narasumber handal, yang tidak diragukan lagi profesionalitas dan integritasnya dalam bekerja. Bertindak sebagai Keynote Speaker Sesditjen Badilag, Drs. Arief Hidayat, S.H., M.M., didampingi oleh Wakil Ketua PTA Bandar Lampung, Dr. Hj. Rokhanah, S.H., M.H. dan Kepala Bagian Kepegawaian dan Perencanaan PTA Bandar Lampung, Yosrinaldo Syarief, S.H., M.H.

hambar2

Mengawali presentasinya, Kepala Bagian Kepegawaian dan Perencanaan PTA Bandar Lampung menyampaikan materi tentang Youth Movement (Gerakan Pemuda). Beliau menjelaskan bahwa jika hakim baru ingin berprestasi, maka wajib bersyukur atas jabatan yang telah dianugerahkan oleh Allah Swt. Hakim wajib memiliki kemampuan menempatkan diri dan menjaga etika, ilmu tidak memiliki nilai jika tidak disertai dengan etika yang baik (akhlakul karimah). Oleh karena itu, hakim baru perlu membangun karakter tanpa henti, karena character building is never ending process. Di akhir pemaparannya, beliau berpesan, “Walau tidak setiap perjuangan berakhir dengan sukacita, tetapi memperjuangkan (zona) integritas tidak akan pernah sia-sia”.

Materi selanjutnya disampaikan oleh Ibu Wakil Ketua PTA Bandar Lampung. Beliau menjelaskan tentang kedudukan PTA yang memiliki tugas di bidang yudisial, struktural (pembinaan dan pengawasan), dan konseptual (pengembangan skill dan ilmu pengetahuan). Selain itu, beliau juga berpesan kepada para hakim baru agar berpegang teguh dengan Kode Etik dan Pedoman Perilaku Hakim (KE&PPH). Hakim perlu meningkatkan ilmu pengetahuannya, bukan hanya tentang hukum formil dan materil, namun juga tentang administrasi dan manajerial, karena kata beliau, “Hakim baru pada hari ini akan menjadi pimpinan pengadilan pada 10-15 tahun mendatang, sehingga akan mewarnai peradilan agama”.

Terakhir selaku Keynote Speaker, Bapak Arief Hidayat menyampaikan materi yang beliau beri taglineSelamat datang calon pimpinan peradilan masa depan”. Beliau menjelaskan bahwa hidup adalah proses mulai dari kelahiran (birth) hingga kematian (dead), di antara proses tersebut adalah pilihan (choice). Sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN) pada Peradilan Agama pilihan kita adalah termasuk golongan bad job yang mengutamakan hak atas kewajiban, god job yang menempatkan hak dan kewajiban secara seimbang, atau excellent yang mengutamakan kewajiban atas haknya.

Bapak Arief Hidayat juga berpesan agar hakim baru perlu memperkuat implementasi SIPP, memperdalam pemahaman tentang e-Court, mengaktifkan website, serta ikut aktif mengawal program prioritas dan inovasi Badilag pada Satker masing-masing. Mengakhiri pembinaannya, beliau mengharapkan dan sekaligus memberi tantangan kepada 43 hakim baru yang ditempatkan di wilayah PTA Bandar Lampung, agar bersama-sama dapat membuat satu inovasi baru yang hasilnya dapat bermanfaat untuk masyarakat, khususnya pencari keadilan (justisiabelen) yang berperkara di Pengadilan Agama.

Diamati dari ruang pertemuan virtual, sejak awal hingga akhir kegiatan pembinaan, para peserta mengikuti kegiatan ini dengan antusias dan bersemangat, meskipun kegiatan diadakan pada siang hari. Setelah materi pembinaan disampaikan oleh para narasumber, peserta pembinaan diberikan kesempatan untuk mengajukan pertanyaan melalui saluran elektronik yang telah disediakan. Selain itu, peserta pembinaan juga diminta untuk menuangkan opininya tentang kegiatan pembinaan hari ini. (Rio)

Youtube : dokumentasi https://www.youtube.com/watch?v=pgQJYIqwn-w

Add comment

Security code
Refresh

Hubungi Kami

PTA BANDAR LAMPUNG

Jalan Basuki Rahmat No. 24 Teluk Betung Utara

Kota Bandar Lampung,  Provinsi Lampung.

Telepon  :  +62 721 489813

Faksmile :  +62 721 476054

Email :   Alamat email ini dilindungi dari robot spam. Anda memerlukan Javascript yang aktif untuk melihatnya.

            Alamat email ini dilindungi dari robot spam. Anda memerlukan Javascript yang aktif untuk melihatnya.