1. Skip to Menu
  2. Skip to Content
  3. Skip to Footer

Orientasi Calon Hakim pada Wilayah Pengadilan Tinggi Agama Bandar Lampung

 

 

Bandar Lampung, www.pta-bandarlampung.go.id

Pagi ini Jum’at, 11 Mei 2018 Aula PTA Bandarlampung dipenuhi oleh para calon hakim . Ada 28 calon hakim yang tersebar diberbagai Pengadilan Agama sewilayah PTA Bandarlampung, Kedua puluh delapan calon hakim ini pada umumnya masih relatif sangat muda. Mereka semua terlihat begitu bersemangat dan terlihat begitu antusias. Hal ini dibuktikan  dengan kedataangan mereka yang tepat waktu bahkan sejak pagi sebelum acara dimulai.

 

Acara pembinaan pertama diisi oleh Ketua PTA Bandarlampungdrs. Endang Ali Ma’sum, S.H., M.H. beliau menyampaikan kepada para calon hakim muda ini tentang pengalaman pada awal2 beliau meniti karir menjadi hakim. Disampaikan oleh beliau bahwa semua calon hakim adalah manusia yang terpilih karena tidak semua orang bisa menjadi hakim. Oleh karena itu semuanya dituntut untuk membuktikan bahwa semua cakim disini adalah benar2 manusia istimewa dengan dibuktikan melalui integritas dan kualitas yang tinggi. Beliau juga berpesan agar senantiasa menjaga perilaku dengan memedomani Pedoman Perilaku Hakim.

Sesi kedua dilanjutkan dengan pembinaan yang disampaikan oleh Panitera PTA Bandarlampung, A.Jakin Karim, S.H., M.H. beliau berpesan sebagai calon Pejabat Negara harus membekali diri dengan ilmu pengetahuan yang mumpuni dan menyiapkan performan yang sesuai sebagai pejabat negara. Cari dan gali nilai lebih agar bisa bersaing secara kelembagaan diantara 4 badan peradilan yang ada dibawah naungan Mahkamah Agung.

Pesan selanjutnya adalah agar seluruh cakim meningkatkan rasa ingin tahunya dan segera melibatkan diri untuk ambil bagian dalam urusan disatker masing-masing. Contoh kecil seluruh cakim yang satker ikut SAPM hendaknya melibatkan diri dalam menyiapkan SAPM baik dibagian dokumen maupun pada tahapan implementasi.

Selanjutnya beliau mengatakan bahwa sejak dari awal inilah para calon hakim membentuk dan mengumpulkan modal kepemimpinan yang berkarakter. Harus disadari sejak sekarang bahwa cakim adalah calon pimpinan dimasa yang akan datang. Maka semua cakim harus berani bermimpi untuk menjadi pimpinan tertinggi di MA misalnya.

 

 

Usai sholat jum’at, istirahat dan makan siang acara dilanjutkan dengan pemateri berikutnya yaitu Sekretaris PTA Bandarlampung, Drs. Arief Hidyat, M.M. Dengan penuh semangat beliau menyampaikan bahwa semua peserta orientasi harus berpikir apa yang harus diberikan untuk negara yang telah menunaikan kewajibannya setiap bulan dan telah ditetima setiap bulannya.

 Berdasarkan uraian diatas maka kita harus menuntut diri kita untuk bekerja keras karena dengan bekerja keras berarti

  1. Anda sedang Membangun kemampuan
  2. Anda sedang membangun jaringan
  3. Anda sedang karakter

Diakhir sesi sang seketaris PTA berpesan kepada seluruh peserta agar senantiasa bersyukur dan menghindari hal-hal yang akan mengganggu tercapainya visi Mahkamah Agung yaitu “Menuju Badan Peradilan yang Agung” dengan prilaku menyimpang yang akan dapat merugikan diri sendiri instansi dan negara.

Sesi terakhir diisi dengan berbagirasadr wakil ketua PTA Bandarlampung, Dr.drs. Syahril, S.H., M.H. yang berbagi pengalaman beliau awal pertama menjadi cakim kepada seluruh peserta orientasi. Sesi kali ini berjalan begitu interaktif karena para peserta diajak membayangkan sekaligus mengungkapkan seandainya mereka menjadi hakim. Para peserta diminta mengungkapkan apa yang ada dibenaknya seandainya mereka besok menjadi hakim dari mulai menyidangkan sampai membuat putusan.

Lebih lanjut beliau menyampaikan kepada seluruh peserta bahwa hakim harus melakukan penemuan hukum. Penemuan hukum adalah proses problematika hukum oleh hakim untuk menerapkan peraturan hukum umum pada peristiwa kongkrit. Dengan kata lain Penemuan Hukum adalah proses konkretisasi atau individualisasi peraturan hukum (das sollen) yang beraifat umum terhadap peristiwa kongkrit (das sein) tertentu, dalam hal ini peristiwa konkrit/konflik/kasus yang harus diselesaikan, dipecahkan, dicarikan aturan hukumnya.

 

Metode pemeriksaan yang mendalami peristiwa konkrit (premis minor) yang dibedah dan dianalisa dengan bunyi aturan hukum yang terkait (premis mayor) yang menghasilkan konklusi atau natijah disebut subsumtie logis ( metode silogiame).

Rasanya materi yang diberikan dari pagi hingga sore ini cukup bermanfaat tinggal bagaimana para calon hakim sang calon pemimpin masa depan ini menyerap dan menyikapinya dihari kemudian menjadikannya rujukan pada masa yang akan datang . Akhirnya diujung sesi beliau menutup secara resmi acara orientasi cakim di PTA Bandarlampung. (dini)

 

Buat komentar

Kode keamanan
Refresh

-