Menuju Predikat WBBM, PTA Bandar Lampung Perkuat Kesiapan Zona Integritas di PA Tanggamus
Bandar Lampung, pta-bandarlampung.go.id – Tekad Pengadilan Agama (PA) Tanggamus untuk meraih predikat Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM) mendapatkan penguatan signifikan melalui agenda pendampingan intensif dari Pengadilan Tinggi Agama (PTA) Bandar Lampung. Kegiatan yang berlangsung pada Selasa dan Rabu, 28 hingga 29 April 2026 ini dipimpin langsung oleh Wakil Ketua PTA Bandar Lampung, Dr. Dra. Nur Djannah Syaf, S.H., M.H. Kunjungan strategis ini bertujuan untuk memastikan seluruh lini pelayanan dan prasyarat administrasi di PA Tanggamus telah siap menghadapi penilaian nasional yang semakin ketat.

Dalam arahannya, Dr. Dra. Nur Djannah Syaf, S.H., M.H. menekankan bahwa perjuangan meraih WBBM tidak boleh hanya berhenti pada pemenuhan dokumen atau evidence di atas kertas. Beliau memperingatkan seluruh aparatur untuk senantiasa waspada terhadap berbagai metode pengujian kualitas layanan, termasuk kemungkinan adanya pemeriksaan mendadak melalui video call dari jajaran pimpinan pusat maupun kehadiran mystery shopper dari Kemenpan RB. Kehadiran utusan rahasia ini menjadi tantangan nyata untuk membuktikan bahwa integritas dan keramahan layanan di PA Tanggamus benar-benar terinternalisasi dalam perilaku sehari-hari, bukan sekadar simulasi saat ada kunjungan resmi.
Penguatan sisi pelayanan publik menjadi poin krusial dalam pendampingan kali ini. Wakil Ketua PTA Bandar Lampung memberikan pesan khusus kepada pimpinan PA Tanggamus agar mengintensifkan kegiatan briefing rutin bagi para petugas di garda terdepan, khususnya di area Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP). Selain itu, konsep Universal Officer mulai didorong untuk diterapkan, di mana setiap petugas pelayanan memiliki kompetensi yang luas dan mampu memberikan solusi cepat bagi masyarakat tanpa harus menunggu proses birokrasi yang panjang. Pola ini diharapkan dapat menciptakan alur layanan yang lebih efektif, efisien, dan memuaskan bagi para pencari keadilan.
Sisi fisik perkantoran juga tidak luput dari evaluasi mendalam. Tim pendampingan mendorong adanya percepatan perbaikan sarana dan prasarana agar lebih inklusif dan ramah bagi seluruh kalangan. Aspek kerapihan, keindahan, serta kebersihan gedung kantor harus terus ditingkatkan setiap harinya untuk menciptakan suasana lingkungan peradilan yang berwibawa sekaligus nyaman. Transformasi ruang publik ini dipandang sebagai bentuk penghormatan institusi terhadap masyarakat yang datang untuk mendapatkan pelayanan hukum.
Di balik penataan fisik dan layanan, proses digitalisasi dokumen pemenuhan Zona Integritas (ZI) di PA Tanggamus saat ini tercatat terus mengalami kemajuan positif (on progress). Tim pendamping mengapresiasi kerja keras aparatur dalam menyusun data dukung, namun tetap mengingatkan agar jangan sampai ada hal-hal sekecil apa pun yang dapat mencederai semangat pembangunan WBBM. Sebagai penutup, pimpinan tim menekankan bahwa selain kerja keras dan dedikasi, kekuatan doa menjadi elemen pelengkap yang tidak boleh terlupakan dalam ikhtiar mewujudkan prestasi tertinggi di bidang birokrasi peradilan ini. Sinergi antara usaha lahiriah dan batiniah ini diharapkan mampu membawa PA Tanggamus meraih sukses besar pada penilaian WBBM tahun 2026.
