Tingkatkan Kinerja Kesekretariatan, Sekretaris PTA Bandar Lampung Tekankan Optimalisasi Anggaran dan Kedisiplinan
Bandar Lampung, pta-bandarlampung.go.id – Mengawali pekan dengan semangat produktivitas, Sekretaris Pengadilan Tinggi Agama (PTA) Bandar Lampung, Muhammad Zachrizal Anwar, S.H., memimpin rapat koordinasi bagian kesekretariatan pada Senin, 22 Juni 2026 atau 7 Muharram 1448 Hijriyah di Aula PTA Bandar Lampung. Rapat ini menjadi forum strategis untuk melakukan evaluasi mendalam atas capaian kerja sekaligus merancang langkah percepatan di berbagai lini kesekretariatan.

Dalam pembukaannya, Muhammad Zachrizal Anwar, S.H. menyoroti pentingnya tindak lanjut atas temuan Hasil Pengawasan Bidang (Hawasbid) di setiap sub-bagian. "Seluruh temuan tidak boleh hanya menjadi dokumen pelengkap, namun harus segera ditindaklanjuti dengan langkah nyata guna memperbaiki kualitas administrasi dan operasional kantor," tegasnya di hadapan aparatur kesekretariatan PTA Bandar Lampung.

Agenda utama rapat kemudian bergeser pada evaluasi realisasi anggaran. Berdasarkan laporan terkini, realisasi anggaran DIPA 01 telah mencapai 62%, sementara DIPA 04 berada di angka 45,69%. Menanggapi angka tersebut, Sekretaris memberikan perhatian khusus pada realisasi DIPA 04 yang dinilai masih di bawah target dan telah mendapatkan peringatan penyerapan. Ia menginstruksikan agar perencanaan keuangan dilakukan dengan lebih presisi, memastikan setiap estimasi belanja sesuai dengan target yang ditetapkan, serta meminimalisir kendala yang menghambat penyerapan anggaran.
Sektor sarana dan prasarana juga menjadi fokus pembahasan. Dimana bagian teknologi informasi diminta untuk segera memetakan dan mengajukan request kebutuhan perangkat keras (hardware) yang mendesak guna mendukung kelancaran operasional kerja.
Selain itu, pada bagian BMN, dilakukan pembahasan mendalam mengenai pengadaan laptop, pengelolaan PNBP rumah dinas, serta pembaruan Surat Keputusan (SK) penggunaan barang milik negara. Sekretaris menginstruksikan pendataan yang akurat mencakup daftar barang, kondisi, serta nama pegawai pengguna mobil dinas dan laptop secara real-time untuk memastikan akuntabilitas aset.
Selain aspek teknis, aspek sumber daya manusia tak luput dari perhatian. Bagian Kepegawaian diminta untuk terus memantau dan memperketat kedisiplinan pegawai. Hal ini sejalan dengan upaya institusi dalam menjaga profesionalisme serta etos kerja seluruh aparatur.
Menutup rapat, Muhammad Zachrizal Anwar, S.H. menekankan bahwa esensi dari koordinasi ini adalah peningkatan motivasi kerja. Ia berharap seluruh jajaran kesekretariatan dapat membangun komunikasi yang solid agar kendala yang ditemui di lapangan dapat segera teratasi. "Kita harus terus bergerak maju dengan koordinasi yang kuat dan komitmen penuh untuk memberikan dukungan administrasi terbaik bagi PTA Bandar Lampung," tutupnya.
