on . Dilihat: 15
Melindungi Anak Hari Ini, Menjaga Masa Depan Bangsa: Hakim Tinggi PTA Bandar Lampung Ikuti Webinar Hari Anak Nasional 2026
Bandar Lampung | pta-bandarlampung.go.id
Dalam rangka memperingati Hari Anak Nasional Tahun 2026, Hakim Tinggi Pengadilan Tinggi Agama Bandar Lampung, Dra. Hj. Sartini, S.H., M.H., mengikuti Webinar Hari Anak Nasional 2026 bertajuk "Anak Terlindungi, Masa Depan Terjaga: Pencegahan Perkawinan Anak di Lampung Tengah" pada Kamis (30/7/2026). Kegiatan tersebut diikuti secara daring dari Ruang Rapat Pimpinan Pengadilan Tinggi Agama Bandar Lampung.

Webinar yang diselenggarakan oleh Perkumpulan DAMAR Lampung ini menghadirkan berbagai narasumber dari unsur pemerintah, akademisi, lembaga peradilan, serta organisasi masyarakat sipil untuk membahas berbagai strategi dan upaya kolaboratif dalam mencegah praktik perkawinan anak. Diskusi juga menyoroti pentingnya perlindungan hak-hak anak sebagai bagian dari pembangunan sumber daya manusia yang berkualitas.
Melalui kegiatan ini, peserta memperoleh pemahaman mengenai tantangan yang masih dihadapi dalam upaya pencegahan perkawinan anak, sekaligus memperkuat sinergi antar pemangku kepentingan dalam mewujudkan lingkungan yang aman, sehat, dan mendukung tumbuh kembang anak secara optimal.

Keikutsertaan Pengadilan Tinggi Agama Bandar Lampung dalam webinar tersebut merupakan wujud dukungan terhadap berbagai upaya perlindungan anak, khususnya melalui penguatan pemahaman mengenai pencegahan perkawinan anak yang sejalan dengan komitmen lembaga peradilan dalam memberikan pelayanan hukum yang berkeadilan dan berorientasi pada kepentingan terbaik bagi anak.
Momentum peringatan Hari Anak Nasional ini diharapkan menjadi pengingat bagi seluruh elemen masyarakat bahwa perlindungan terhadap anak merupakan tanggung jawab bersama. Dengan kolaborasi yang kuat antara pemerintah, lembaga peradilan, dunia pendidikan, dan masyarakat, diharapkan angka perkawinan anak dapat terus ditekan sehingga setiap anak Indonesia memiliki kesempatan yang sama untuk tumbuh, belajar, dan meraih masa depan yang lebih baik.
"Anak Terlindungi, Masa Depan Terjaga" bukan sekadar tema, tetapi menjadi komitmen bersama untuk memastikan setiap anak memperoleh haknya atas pendidikan, perlindungan, dan masa depan yang berkualitas.
