Mengawal Akuntabilitas Anggaran, Tim Keuangan dan Perencanaan PTA Bandar Lampung Ikuti Konsolidasi Laporan Keuangan Mahkamah Agung Triwulan III Tahun 2026
Bandar Lampung, pta-bandarlampung.go.id – Optimalisasi tata kelola keuangan dan anggaran kembali ditegaskan oleh Pengadilan Tinggi Agama (PTA) Bandar Lampung melalui keikutsertaan tim keuangan dan pelaporan serta tim rencana program dan anggaran dalam agenda strategis nasional. Kegiatan yang diinisiasi oleh Mahkamah Agung ini memegang urgensi tinggi untuk memastikan konsolidasi laporan keuangan Triwulan III Tahun 2026 berjalan selaras, akurat, dan memenuhi standar akuntabilitas tertinggi.

Pelaksanaan konsolidasi nasional yang diselenggarakan pada Rabu, 14 Oktober 2026 Masehi bertepatan dengan 3 Jumadil Awal 1448 Hijriyah ini berlangsung secara virtual dan berfokus pada penyusunan Laporan Keuangan Mahkamah Agung Triwulan III Tahun 2026 serta penguatan Pengendalian Intern atas Pelaporan Keuangan (PIPK). Kehadiran jajaran pengelola keuangan dan perencana anggaran dari PTA Bandar Lampung menunjukkan komitmen nyata dalam menjaga kualitas pertanggungjawaban anggaran instansi agar senantiasa tertib dan transparan.

Acara yang dibuka secara resmi oleh Kepala Biro Keuangan Badan Urusan Administrasi Mahkamah Agung ini diikuti oleh seluruh satuan kerja peradilan di Indonesia secara daring. Agenda meliputi pengarahan Kepala Biro Keuangan BUA MA, serta pengumuman koordinator wilayah terbaik untuk laporan keuangan periode triwulanan ini.
Selain sesi pembukaan dan pengumuman prestasi wilayah, kegiatan inti diisi dengan pemaparan komprehensif mengenai teknis penyusunan Laporan Keuangan Triwulan III dan PIPK Tahun 2026 yang disampaikan langsung oleh Bagian Akuntansi dan Bagian Inventarisasi Kekayaan Negara (IKN). Sesi berikutnya menghadirkan narasumber penting dari Inspektorat Jenderal Kementerian Keuangan untuk memberikan pembekalan mendalam mengenai implementasi dan evaluasi PIPK Tahun 2026. Seluruh rangkaian sesi ini dirancang untuk menyamakan persepsi serta memitigasi berbagai kendala pelaporan di satuan kerja.
Melalui keikutsertaan dalam forum strategis ini, tim keuangan dan pelaporan serta tim rencana program dan anggaran PTA Bandar Lampung memperoleh pembaruan regulasi, penguatan kapasitas teknis, serta strategi taktis dalam menghadapi evaluasi triwulanan. Langkah preventif dan terstruktur ini diharapkan mampu mengeliminasi potensi hambatan administratif, memperkuat kepatuhan terhadap standar akuntansi pemerintahan, serta menjaga konsistensi PTA Bandar Lampung dalam menyajikan laporan keuangan yang andal dan akuntabel.
